Palopo, terletak di belahan Utara Sulawesi Selatan dengan jarak 380 km dari Kota Makassar, ibu kota Propinsi Sulawesi Selatan. Berada pada 2053’15”– 3004’08” Lintang Selatan dan 120003’10” – 120014’34”  Bujur Timur.  Wilayahnya secara geostrategis baik, merupakan simpul dari beberapa kegiatan pembangunan ekonomi bagi wilayah hinterland. Berpeluang besar dalam pengembangan wilayahnya dan sinergitas antar wilayah. Merupakan pertemuan arus lalu lintas darat yang menghubungkan Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Tenggara.

Luas  wilayah Kota Palopo mencapai 258,7 km2 yang berbatasan dengan beberapa kabupaten di antaranya Kabupaten Luwu disebelah utara dan selatan, Kabupaten Toraja Utara di sebelah barat dan Teluk Bone di sebelah Timur.

Lanskap  Kota Palopo terdiri dari  daerah pesisir di bagian Timur, pegunungan di bagian barat dan dataran rendah memanjang dari utara sampai selatan. Dengan lanskap yang demikian, pengembangan Kota Palopo di masa depan sangat terbatas pada wilayah tengah (dataran) yang memanjang dari selatan ke utara, dengan luas spasial k.l. 35% dari total luas wilayah Kota Palopo.

Penduduk Kota Palopo telah mencapai lebih dari 250 ribu jiwa. Laju pertumbuhan penduduk  dalam  waktu tiga tahun terakhir rata-rata di atas 3% (tiga persen) per tahun. Sebaran penduduk meskipun tidak merata dan cukup bervariasi, namun terdapat 3 (tiga) kecamatan yang berada di pusat pertumbuhan kota dengan kepadatan penduduk terbilang tinggi. Ketiga kecamatan dimaksud adalah Kecamatan Wara  dengan angka kepadatan 2.697 jiwa per km2, Kecamatan Wara Timur dengan angka kepadatan sebanyak 2.566 jiwa per km2 dan Kecamatan Wara Utara dengan angka kepadatan sebesar 1.796 per km2. Pada tahun 2022, kepadatan penduduk untuk ketiga kecamatan di atas diproyeksikan masing-masing: Wara = 3.624 per km2, Wara Timur 3.448 per km2, dan Wara Utara 2.414 per km2 .

Selama periode 2009 - 2013 pertumbuhan ekonomi Kota Palopo relatif baik,  rata-rata pertumbuhannya sebesar 8,20 persen. Angka pertumbuhan ini sedikit lebih tinggi jika dibandingkan dengan rata-rata pertumbuhan ekonomi Provinsi Sulawesi Selatan yang mencapai 7,62 persen. Pertumbuhan ini dipicu oleh kinerja positif semua sektor, kecuali sektor pertambangan dan penggalian yang terkontraksi (tumbuh negatif) sebesar 10,57 persen. Kinerja terbaik pada sektor keuangan, persewaan, dan jasa perusahaan yang tumbuh hingga 16,14 persen. Perekonomian Kota Palopo semakin menunjukkan perkembangan pesat, seiring dengan jumlah penduduk dan pemukiman ikut bertambah.

 

Berdasarkan Peraturan Daerah Kota Palopo Nomor 08 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah maka Perlu mengatur Susunan Organisasi,Kedudukan, Tugas dan Fungsi serta Tata Kerja pada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Palopo yang ditetapkan dengan Peraturan Walikota Palopo Nomor 44 Tahun 2016 tentang Susunan Organisasi, Kedudukan, Tugas dan Fungsi Serta Tata Kerja Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Palopo. Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Palopo sebagai Pelaksana Pemerintahan pada Bidang Pencegahan, Pemadaman Kebakaran dan perlindungan jiwa dan harta benda dari kebakaran, serta bencana lain, dipimpin oleh seorang Kepala Dinas yang berada dibawah dan bertanggungjawab kepada Walikota melalui Sekretaris Daerah.

Tugas pokok dan fungsi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Palopo berdasarkan Peraturan Daerah Kota Palopo Nomor 08 Tahun 2016 dan kemudian di tetapkan dalam Peraturan Walikota Palopo Nomor 44 Tahun 2016 adalah melaksanakan Usaha-usaha Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran serta Pertolongan dan Penyelamatan Terhadap Bencana Lain.  

 

  1. Visi dan Misi

Visi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Palopo “ Terciptanya Rasa Aman Masyarakat dari Bahaya Kebakaran dan Bencana Lain ” .

Visi ini bermakna bahwa dengan peningkatan penyelenggaraan pembangunan di Kota Palopo yang semakin maju, maka sangat diharapkan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Palopo mempersiapkan diri untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat Kota Palopo dari ancaman bahaya kebakaran dan bencana lainnya.

Rumusan Misi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Palopo sebagai upaya terwujudnya visi dan penjabarannya, yaitu :

  • Memberikan pelayanan prima dalam bidang pencegahan, pemadaman dan penyelamatan.

Kegiatan pemberian pelayanan kepada masyarakat yang dilaksanakan   dalam bentuk sosialisasi tentang bahaya kebakaran, memberikan pelayanan secara cepat dalam bidang pemadaman dan penyelamatan jiwa maupun harta.

  • Meningkatkan kualitas sumber daya aparatur dan sarana/prasarana penaggulangan kebakaran.

Kegiatannya adalah meningkatkan kemampuan tenaga pemadaman melalui pendidikan dan pelatihan serta peningkatan sarana dan prasarana penanggulanngan kebakaran.

  • Meningkatkan ketahanan lingkungan bersama masyarakat.

Kegiatannya adalah membentuk kelompok – kelompok masyarakat sebagai relawan kebakaran atau balakar.

  • Mendorong partisipasi masyarakat dalam pencegahan kebakaran.

Kegiatannya adalah memberikan penyuluhan-penyuluhan kepada masyarakat tentang tata cara pencegahan dan penanggulangan kebakaran secara dini.

  • Meningkatkan kerjasama dengan instansi lain dibidang pencegahan, pemadaman dan penyelamatan.

Kegiatannya koordinasi dengan instansi lain yang berhubungan dengan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Palopo.

 

  1. Kondisi Lingkungan Strategis
  • Internal

Kinerja Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Palopo sangat ditentukan oleh sumber daya manusia yang memiliki kesiapan, keahlian, keterampilan dan wawasan profesionalisme. Sampai dengan tahun 2017, seluruh formasi jabatan struktural yang ada telah terpenuhi, dan telah didukung oleh staf dan tenaga operasional baik sudah pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun staf dan tenaga operasional yang masih Honorer (PTT), seluruhnya berjumlah 71 orang.

2) Eksternal.

  • Adanya kepercayaan dari daerah lain untuk menjadikan tenaga instruktur dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Palopo menjadi motivasi untuk selalu meningkatkan sumber daya manusia.
  • Adanya kepercayaan dari daerah lain untuk mengadakan latihan bersama.
  • Tersedianya kesempatan bagi seluruh personil untuk mengembangkan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan formal.
  • Perkembangan kota Palopo yang semakin maju sehingga menuntut kita untuk selalu meningkatkan sumber daya manusia di bidang Pencegahan Kebakaran dan Bidang Pemadaman dan Penyelamatan.
  1. Sarana Prasarana Penunjang Kegiatan yang Dimiliki Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Palopo

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Palopo memiliki :

  • 1 (satu) Kantor Wilayah yang Berada di Kecamatan Mungkajang, Kelurahan Mungkajang (Jalan Pongsimping)
  • 2 (dua) Kantor Sektor Kantor Sektor Utara Berada di Kecamatan Bara Kelurahan Buntu Datu (Samping Kantor Lurah Buntu Datu) dan di Kecamatan Wara Timur (Jalan Merdeka)
  • Mobil Pompa
  • Mobil Pompa 5.000 liter 1(satu) unit.
  • Mobil Pompa 3.000 liter 2 (dua ) unit
  • Mobil Pompa 1.500 liter 1 (satu) unit
  • Mobil Pompa 3.300 liter 1 (satu) unit
  • Mobil Tangki 8.000 liter 1 (satu) unit
  • Mobil Rescue 1 (satu) unit
  • Mobil hydrant 1 (satu) unit
  • Mobil Komando 1 (satu) unit
  • Mobil Angkut Pasukan 1 (satu) unit
  • Mobil Angkut Peralatan 2 (dua) unit
  • Mobil Pompa Portable 1 (satu) unit
  • Rumah Pompa dan Bak Penampungan Air Baku Pemadam 3 (tiga) unit.

DATA DASAR

1. Data Umum

Luas wilayah                                           :        258,70 Km2

Luas Pemukiman Perkotaan                      :          76,67 Km2

Luas Pemukiman Pedesaan                       :        170,85 Km2

Luas Kawasan Industri/Pabrik                   :            -----

Luas Hutan                                              :   13.135,79 Km2

Luas lahan Gambut                                  :          24,75 Km2

Jumlah Penduduk                                     :      206.631 Jiwa

Belanja APBD untuk Damkar Tahun 2017   :    Rp.       ,-

Belanja Tidak langsung                             :    Rp.      ,-

Belanja langsung                                      :    Rp.      ,-

 

2. Intensitas Kejadian kebakaran 2017

Kebakaran Pemukiman                            :            kali / Tahun

Kebakaran Hutan                                    :             kali / Tahun

Kebakaran lahan Gambut/Perkebunan       :            Kali / Tahun

Kebakaran Gedung Publik                        :    -----

Kebakaran Pabrik / Industri                     :    -----

Kebakaran lainnya                                  :            Kali / Tahun

 

  1. Kompetensi Aparatur Bersertifikat

Jumlah Pegawai                                      :    71       Orang

PNS                                                      :     38       Orang

Non PNS                                               :      33       Orang

 

4. Tingkat Kompetensi Aparatur Bersertifikat

Damkar 1                                              :    52       Orang

Damkar 2                                              :    3         Orang

Damkar 3                                              :    ---

Inspektur muda                                      :    2         Orang

Inspektur Madya                                     :    ---

Investigasi Muda                                    :    ---

Investigasi Madya                                   :    ---

Aparatur Belum Pelatihan Kompetensi       :    18         Orang

 

5. Jumlah Sarana dan Prasarana

Jumlah WMK                                          :    1         Unit

Kepemilikan bangunan kantor damkar       :    Milik Pemda

Kondisi bangunan kantor damkar             :    Rusak ringan

Mobil Damkar layak pakai                        :    12       Unit

Mobil Komando Layak pakai                     :    1         Unit

Tandon Air                                              :    3         Unit

Peralatan rescue layak pakai                      :  1         Unit

 

                                                                                                                                                         Palopo,  Maret 2017

 

                                                                                                                                                                  Kepala Dinas,

 

                                                                                                                                                                          TTd

 

                                                                                                                                                         MUHAMMAD RAIS, SE, MM