Palopo - Sekitar Pukul 13.05 WITA kegiatan di RSU At-Medika berjalan seperti biasa, Pukul 13.15 Perawat 1 (satu) yang Piket Jaga melakukan pemeriksaan di ruang Seruni lantai 2 (dua), saat hendak meninggalkan ruangan tiba-tiba dia melihat percikan api di panel listrik di sudut lorong, melihat hal ini spontan si Perawat 1 (satu) langsung berlari memberitahukan perawat 2 (dua) yang berada di meja piket, lalu mengambil APAR (Alat Pemadam Api Ringan) yang terletak tidak jauh dari meja piket dan berlari menuju sudut lorong untuk memadamkan Kebakaran, bersamaan dengan itu perawat 2 (dua) segera menghubungi Kepala Perawat jaga bahwa terjadi percikan api di lantai 2 (dua) seruni, Kepala Perawat jaga yang menerima informasi langsung menghubungi  Resepsionis dan SATPAM via E-Phone, setelah menerima kabar dari Kepala Perawat, Resepsionis langsung mengumumkan kepada seluruh penghuni Rumah Sakit melalui pengeras suara bahwa telah terjadi percikan api di panel listrik ruang seruni lantai 2 (dua), dimohon untuk tetap tenang, petugas sementara melakukan penanganan.

Bersamaan dengan itu SATPAM yang menerima informasi dari Kepala Perawat jaga, segera mengambil APAR dan langsung menuju lantai 2 (dua) , perawat 1 (satu) yang melakukan pemadaman menggunakan APAR melaporkan ke Kepala Perawat bahwa upaya yang dilakukannya gagal, tak lama berselang SATPAM tiba dilantai 2 (dua) dan melakukan pemadaman dengan menggunakan APAR namun upaya ini juga gagal, melihat upayanya gagal si SATPAM langsung melaporkan ke Kepala Perawat bahwa pemadaman dengan APAR telah gagal dan meminta agar segera menghubungi Tim Pemadam Kebakaran yang ada di Rumah Sakit.

Kepala Perawat yang menerima laporan SATPAM langsung menghubungi Tim Pemadam Kebakaran Rumah sakit, serta menghubungi Pemadam Kebakaran Kota Palopo dan menghubungi Direktur Rumah Sakit juga menghubungi Polisi dan pihak berwenang lainnya, Sementara itu Tim Pemadam Kebakaran Rumah Sakit yang menerima informasi dari Kepala Perawat langsung melakukan Pemadaman dengan menggunakan Hydrant, namun upaya ini juga tidak optimal, melihat upaya ini gagal Kepala Regu Pemadam Rumah Sakit segera melaporkan kepada Kepala Perawat bahwa upaya pemadaman dengan Hydrant telah gagal, Kepala Perawat yang menerima laporan ini segera memerintahkan kepada seluruh perawat agar segera melakukan evakuasi di lantai 2 (dua) menuju titik kumpul, dan memerintahkan resepsionis agar mengumumkan kepada penghuni lantai 2 (dua) Rumah Sakit agar segera bersiap di evakuasi, tak lama Kemudian 5 (lima) Unit Pemadam Kebakaran Kota Palopo tiba di Rumah Sakit Umum At-Medika dan langsung menggelar Peralatan dan melakukan Operasi Pemadaman, serta membantu Perawat Rumah Sakit yang melakukan evakuasi.

Sementara itu Direktur Rumah Sakit yang tiba dilokasi segera mengambil alih Komando memerintahkan Kepala Perawat untuk melakukan Pemeriksaan menyeluruh dilantai 2 (dua) dan evakuasi dokumen-dokumen penting, tampak juga Pihak Polres Kota Palopo melakukan pengamanan di area Rumah Sakit. Setelah -+ 30 menit, Komandan Operasi Pemadam Kebakaran Kota Palopo melaporkan ke Direktur Rumah Sakit bahwa Api sudah dikuasai dan Opersasi Pemadaman telah selesai, Kepala Perawat juga melaporkan Kepada Direktur Rumah Sakit bahwa seluruh Pasien dan Penghuni lainnya telah dievakuasi dan seluruhnya dinyatakan selamat.

Ini hanyalah Simulasi Penanganan Darurat Kebakaran di Rumah Sakit Umum At-Medika dalam rangka Pelatihan Pencegahan, Pemadaman dan Simulasi Evakuasi yang dilaksanakan selama 2 (dua) hari dari tanggal 19 sampai 20 Agustus 2016 kegiatan ini dimaksudkan guna meningkatkan pelayanan Rumah Sakit dan juga sebagai salah satu syarat Akreditasi, Direktur Rumah Sakit Umum At-Medika Kota Palopo dr. H. Anton Yahya, M.Kes mengucapkan Terima Kasih Kepada Pemadam Kebakaran Kota Palopo yang telah bersedia membantu pihak rumah sakit dalam terlaksananya kegiatan ini, dan berharap kegiatan seperti ini dapat dilaksanakan dimasa-masa yang akan datang. (dann/admin)