PALOPO -- Warga Kelurahan Songka dibikin gempar dengan kobaran api yang menghabiskan dapur milik Sahawia (55), Jumat 28 Agustus sekitar pukul 14.53 Wita. Beruntung, api bisa dipadamkan personil Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Palopo setelah mengerahkan empat unit armadanya.

Diduga kuat nenek tersebut lupa mematikan tungku api yang digunakan untuk membakar ikan saat siang hari. Tanpa disadari, api tiba-tiba membesar dan menghabiskan dapur yang berukuran 2x3 meter yang berdinding papan dan beratap rumbia.
Menurut penuturan Sahawia, awalnya dia kaget melihat kobaran api dari dapur miliknya. Diapun langsung menuju dapur dan berteriak begitu melihat api terus membesar.
”Saya langsung minta tolong para tetangga,'' tuturnya dengan mimik sedih.
Upaya untuk menghubungi Damkar pun lambat dilakukan. Pasalnya, tak satu pun warga yang menyimpan nomor telepon Damkar. Sehingga, salah seorang warga berinisiatif ke Kantor Lurah Songka yang tak jauh dari lokasi kejadian. Tak berselang lama, empat unit armada Damkar dengan 20 orang personilnya dengan sigap memadamkan api. Tak berselang sejam, api berhasil dipadamkan, namun dapur milik Sahawia sudah habis terbakar.
Sementara itu, Kepala Damkar Kota Palopo, Drs Rachmad, M.Si mengimbau kepada seluruh warga Kota Palopo untuk lebih berhati-hati saat memasak dan tak meninggalkan rumah sebelum memeriksa tungku, kompor, dan listrik agar dimatikan.
"Kami tak henti-hentinya mengimbau kepada warga untuk menyimpan nomor telepon Damkar di handphone masing-masing, sehingga jika ada peristiwa kebakaran dapat langsung menghubungi kami di line telepon 0471 - 22501 dan 0471 - 3310507,'' imbau Rachmad.
Ia mengingatkan masyarakat harus lebih waspada dan petugas Damkar 'standby' 24 jam. Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk tidak membakar lahan, karena di musim kemarau ini api cepat sekali menjalar karena tanaman dan juga rumput kering sehingga api cepat sekali menjalar.(rhm)

sumber : http://www.palopopos.co.id/metropolis/item/8345-lupa-matikan-tungku-dapur-habis-terbakar.html